Rumah Sabun

Alhamdulillah, aku dan istri telah menempati rumah sewaan baru yg bisa dibayar perbulan. Lengkap dengan atap rumah, pintu kamar, wc yg hanya cukup satu orang (emang mau ngapain di wc rame2…??), dan dapur yg bisa membuat Ibuku waktu berkunjung kalo jongkok bisa nyenggol dinding sana-sini karena kecil. Ukuran tubuh Ibuku memang sudah membuat dapur terlihat penuh ! tabung gas, galon dan Ibuku bersaing ketat memenuhi dapur kecil itu. Ya, rumah sewaan itu terlihat mungil, terlihat seperti kotak sabun. Lebih lengkap kalo kami membeli city car yg mungil. lengkap sudah, we are a small family !

Baru seminggu ini kami sudah tidur, makan, minum, e’e, anu-itu, leyeh2 di rumah mungil itu. Mari kita sebut rumah tersebut “Rumah Sabun”. Rumah yg terletak di daerah Batakan Balikpapan ini membuat istriku tak lelah lagi menuju kantor. Sambil ngesot pun istriku bisa nyampe kantor dimana dia bekerja. Sedangkan aku ? Mmm.. setiap pagi harus menempuh jarak yg tak sedikit, kurang lebih 15 kilo dari pusat kota. But, tak masalah bagiku. Jarak tak berarti apa2 bagiku, asalkan istriku dapat bekerja lebih rileks. Karena sebelum kami menempati rumah sabun ini istriku sering terlihat lelah sepulang dari kantor, terbaring lelah tak berdaya, dan pastinya gak tega kan mau ini itu ! sedangkan ini itu adalah tugasnya ! bener tak ? nah, atas kejadian yg menimpa istriku dan Ibunya, kami pindah ke rumah sabun deket kantornya. dan Alhamdulillah semua berjalan lancar. Eniwei, sampai sekarang Ibu mertuaku tak kunjung menegur kami, dan bersembunyi dikala kita berkunjung ke rumahnya. Tak habis fikir aku ?

Rumah sabun tidak jauh dari pinggir jalan, ada 20 meter dari badan jalan tepat di sebelah warung klontongan. Halaman terdapat kursi besar yg biasa nongkrong anak2 muda yg kini sudah pada pindah, ruang tamu yg kalo diadakan arisan 10 orang tamu-tamu bakal mati sesak, kamar yg hanya cukup lemari dan ranjang type 2 cukuplah utk kami berdua.

Hari pertama membersihkan, kami harus berhadapan yg namanya kecoa, kelabang dan laba-laba kecil. Setiap ketemu kelabang, istriku berlari dan memelukku. Bener2 dah, masa ama kelabang aja takut ! Setelah kelabang tak ada, aku pengen pipis, setelah moncor beberapa saat ada kecoa ! AAAAAA !!!! sumpah yg ini aku geli (bukan takut hihih). Sayang !!!!! usirkan !!! hiks..hiks..hiks.. pipis ku pun tak selesai lari terbirit-birit ke ruang tamu. Tawa istriku dah dalam tahap tingkat tinggi, tak ingat lagi perutnya lagi hamil.

Well, sudah seminggu lebih kami tidur di rumah sabun. Suasana kekeluargaan di kampung tersebut membuat istriku lebih tenang bersosialisasi. Jadi ketika sabtu aku bekerja, istriku tak kesepian di rumah sabun sendirian.

This article has 9 comments so far!

  1. Den Hanafi says —

    hahaha…. pipis tak selesai gara2 langsung lari terbirit2 krna geli kecoa???? :mrgreen:

    untung si Mbaknya pengertian. :p  (Quote)

    Like or Dislike: Thumb up 0 Thumb down 0

    [Kalo mau bales !]

  2. bonk ava says —

    wahahhahah! udah rumah kecil, mau tambah anak pula! hahahah! sanggupkah rumah sabun itu menampung manusia satu lagi  (Quote)

    Like or Dislike: Thumb up 0 Thumb down 0

    [Kalo mau bales !]

  3. peri says —

    pasti jadi keluarga kecil yg seru biar rumah nya juga kecil tapi jadi rame daripada rumah besar yg mewah tapi gak ada penghuni ikh serem
    salam peri  (Quote)

    Like or Dislike: Thumb up 0 Thumb down 0

    [Kalo mau bales !]

  4. Edwin's Personal Blog says —

    Hihihi itulah nikmatnya perjuangan membangun keluarga dan rumah tangga. Bakal ada banyak cerita untuk dibagi ke anak2 nanti. Hidup memang penuh warna, sobat… :-)   (Quote)

    Like or Dislike: Thumb up 0 Thumb down 0

    [Kalo mau bales !]

  5. Kakaakin says —

    Rumah sabun ya… :)
    Ini kan baru awalnya… Insya Allah nanti bakalan punya rumah sendiri :)   (Quote)

    Like or Dislike: Thumb up 0 Thumb down 0

    [Kalo mau bales !]

  6. catatan febri says —

    membangun sebuah keluarga baru memang penuh dengan kejutan…
    contohnya rumah sabun ini…

    febri,
    narablog karanganyar  (Quote)

    Like or Dislike: Thumb up 0 Thumb down 0

    [Kalo mau bales !]

  7. hanif IM says —

    balikpapan mananya? hehe, balikpapan kan berkali2 dapet penghargaan atas kebersihannya. hehe,  (Quote)

    Like or Dislike: Thumb up 0 Thumb down 0

    [Kalo mau bales !]

  8. advertiyha says —

    Riaaaaaaaaaaannnnnn n neng manis…

    ini persis sama kayak ceritaku sama si ‘Jelek’ku, hhehe… kami juga tinggal di rumah sabun, mepet kantorku, jadi tinggal ngesot, rumahnya juga awalnya banyak kecoa n kelabang, ditambah sahabat dapur, si mouse,, hehehe,,, lucu, seru, asiikkk…

    moga nanti punya rumah sendiri ya… sukses selalu.. :)   (Quote)

    Like or Dislike: Thumb up 0 Thumb down 0

    [Kalo mau bales !]

    suami Reply:

    Heheheh.. iya bu.
    Tapi sekarang dah pindah di kontrakan yg agak gede.
    Moga ntar kita2 bisa punya rumah sendiri :)   (Quote)

    Like or Dislike: Thumb up 0 Thumb down 0

    [Kalo mau bales !]

Leave a Comment