Jan 18th, 2010 | Uncategorized | 25 Comments
Menikah memang bukan perkara mudah bagi semua orang. Duduk di pelototi oleh seluruh keluarga yg hadir, menjabat tangan penghulu siap utk mengucapkan kalimat Ijab Kabul tak ketinggalan keringat dingin menjulang di jidat. Jantung pun terasa ingin berontak keluar dari tempatnya.
Aku termasuk orang yg suka mengeluarkan keringat dingin ketika perasaan gugup mendominasi hati. Oleh karena itu, aku sangat mencoba benar untuk tidak memikirkan kemungkinan-kemungkinan yang akan terjadi satu hari sebelum mengucapkan kalimat Ijab Kabul. Menikah berarti, kita telah memilih “rumput” utk selalu kita pelihara, “rumput” yang ingin selalu terlihat hijau, “rumput yang selalu ingin indah dan sejuk.
→ continue reading
Jan 14th, 2010 | Uncategorized | 14 Comments
Mencari cinta itu lebih mudah ketimbang mempertahankan cinta yg telah didapat. Aku rasa lebih banyak jumlah angka perceraian daripada angka pernikahan, dimusim dingin pun kadang terjadi perceraian, padahal kan enak tuh dingin2 ada yg nemenin tidur. Itu menandakan bahwa mempertahankan cinta itu lebih sulit dari yg dikira. Menahan lapar, haus, dan sikap pada atasan selalu bisa dilakukan pada setiap orang. Kenapa ? karena ada tujuan yg ingin dicapainya ! kenapa tak dilakukan dalam kasus bercinta !
Aku banyak menelan opini masyarakat tentang ujian pernikahan, kata mereka masa 4 tahun pertama adalah masa terberat dalam setiap pernikahan. Aku tak bisa mengelak atau membantah, karena pernikahan ku saja masih dalam perjalanan tiga bulan. Masih seumur jagung ! kata orang.
Saat ini istriku tengah hamil muda, ntah itu istilah umur kandungannya atau istilah muda utk umurnya sekarang. Mual, puyeng, cepet stress, males jalan-jalan, males makan karena enek telah menjadi kesehariannya. Tak heran bahwa banyak pertengkaran terjadi antara suami dan istri di masa-masa itu. Nasehat Bu’de dan temanku Udin akan selalu kuingat utk selalu sabar menghadapi istri yg tengah hamil. Seninya menjadi suami itu terletak pada kehamilan pertama. Hamil itu tak gampang ! banyak yg akan dialami. Tidak hanya itu, aku juga harus sabar jika berhubungan suami-istri. Tak boleh kenceng-kenceng ! karena masa kandungan dibawah tiga bulan sangat lemah, itupun kata dokter.
→ continue reading
Dec 11th, 2009 | Uncategorized | 2 Comments
Setiap hubungan tidak ada yg pernah berjalan dengan mulus. Walaupun setiap keluarga dari kedua belah pihak sudah setuju, masih ada pihak lain yg ingin menggangu. Pihak eksternal inilah yg membuat hubungan kami ini selalu membuat kami membahasnya dengan serius. Tanpa tawa dan senyum2 malu. Sebut saja nama pria ini Adi. Pria yg menyandang mantan kekasihnya tengah memburu kami utk sesuatu yg tak jelas. Awalnya aku di message lewat facebook dengan memberi selamat. Selanjutnya pemberian selamat itu berubah menjadi suatu pesan yg ingin membuat aku berfikir dua kali utk menikahi dia. Ada apa ini ?! dia yg kirim selamat lewat message, tapi setelah itu melarang hubungan ! sebuah pesan yg PLIN-PLAN.
Sengaja kami bercerita satu sama lain tentang segala hal. Baik buruk kami telah diketahui masing2 pihak. Aku menyebutnya “Telanjang sebelum Menikah”. Semua rahasia harus kami bongkar sebelum Ijab Kabul dilaksanakan. Karena bagiku suami istri itu adalah satu, rahasiamu adalah rahasiaku, dirimu adalah diriku, kebahagiaanmu adalah kebahagiaanku, kesedihanmu adalah kesedihanku. Semua rasa harus menjadi satu. Oleh karena itu aku menginginkan keterbukaan utk semua rahasia yg ada pada diri masing2. Setidaknya lebih baik mendengar sikap buruk dari mulut calon pasangan hidup kita ketimbang dari pihak ketiga, betul tak ?
Karena aku telah mendengar semua dari dia, aku tak perlu menghiraukan apapun kata2 dari Adi. Rasa cinta bagiku adalah percaya, jika kita tanam rasa percaya maka cinta itu pasti ada, jika rasa percaya tidak ada maka cinta itu buta ! itu dulu yg mesti ditanam dalam setiap hubungan. Insyallah tidak ada lagi pertengkaran yg disebabkan oleh pihak ketiga.
→ continue reading