Bumi Berkurang satu
Tahun baru kali ini terasa beda. Bukan karena jagung bakar, sambel terasi, kerang rebus dan ayam guling ! (emang ada ? ada dunk). Kenapa beda ? pertama, tahun baru kali ini, aku berkumpul bersama teman2 kantor satu perjuangan, maksud dari satu perjuangan adalah kami sama2 sependapat antara karyawan di kantor, yg lain dah beda. Kedua, baru kali ini aku menyantap kerang rebus dengan lahap, itupun setelah mendengar kerang rebus bagus utk ehem-ehem. Ketiga, Maen kembang api ampe keringetan karena serunya. Keempat, ini yg paling asoy geboy ! aku di temani oleh istriku yg cantik bahenol nan aduhai manisnya.
Satu jam sebelum perpindahan tahun, Samarinda di guyur hujan. Tapi jagung, kerang rebus dan ayam guling tetap pada tempatnya. Perut memang tak terasa lapar, tapi nafsu terus membara melihat bentuk dari makanan tersedia dengan indah. Istriku dengan tangkas membakar jagung, ayam dan mempersiapkan kerang rebus utkku. Walaupun dia harus berebut dengan Komeng, karyawan teknik yg juga mengincar kerang rebus dari sore. Istriku masih mampu mempersiapkan kerang rebus yg memang bagus utk ehem-ehem.
Setengah jam sebelum berpindah tahun, akhirnya bapak hujan telah lewat dan menyisakan basahnya bumi yg cantik. Ayam, jagung, kerang telah berkurang satu demi satu. Di santap dengan lahap oleh manusia-manusia yg hamper tak pernah makan makanan seperti itu. Kamipun beranjak dari pembakaran ayam dan mempersiapkan kembang api. Menghabiskan dana 2 juta lebih tidak menjadi masalah demi keramaian pergantian tahun.
Sepuluh menit menjelang, deguman mercon dah meledak memecahkan sunyi. Kami menyusun strategi utk menyalakan dengan berjamaah.
Itung mundur, 5 – 4 – 3 – 2 – 1 DUAAARRR !!!!! pesona langit gelap hitam menjadi warna warni indah kembang api di sertai ledakan mercon di sana-sini. Indah, tapi bukan itu letak keindahannya. Karena aku yakin setiap tahun akan terasa sama kembang apinya. Yg terasa beda di tahun ini adalah aku telah mempunyai seorang istri, aku telah menjadi seorang suami, aku telah wajib menyetubuhi istri, aku wajib menafkahi, aku wajib mencium hangat pipi, aku wajib utk menggosok pundaknya ketika mandi.
Seraya melihat kembang api, kami memandang langit yg penuh dengan warna warni, bergandengan tangan menghilangkan hawa dingin tengah malam. “Selamat Tahun Baru Istriku” genggamanku makin kuat, “Selamat tahun baru juga Suamiku” dia tersenyum manis.
Tiga puluh menit setelah pergantian tahun, kami pun pamit pulang kerumah. Hasrat menggebu, dah lima hari lamanya tak seranjang dengan istri. Wal hasil, Seks di tahun 2010 malam itu, SANGAT HEBAT !!! itulah yg aku bilang, suami istri adalah sebuah team kehidupan.
Selamat Tahun Baru 2010 yow ! Moga tahun ini menjadi tahun yg indah bagi semua.



