Bikin Anak Yuk
Allah bekerja sangatlah misterius. Aku sering menemukan bahwa remaja yg belum menikah sangat gampang “bikin anak”. 20% teman2 smu dan kuliahku selalu terlilit masalah hamil diluar nikah. Rata2 wajah mereka selalu kusut kayak benang layangan abis kalah bertarung setelah menemukan pacarnya hamil, padahal kan emang ngelakuinnya dengan sadar. Apakah itu terlihat susah ? proses pembuatan nikmatnya minta ampun. Dan si Ampun gak pernah kasih !
Bagiku, tidaklah mudah utk memproduksi anak bagi pria dan wanita yg sudah menikah. Banyak teman2ku juga yg sudah menikah lebih dari satu tahun belum juga mendapatkan momongan walaupun sudah berusaha maksimal. Maksimal disini dikatakan sudah mencoba beberapa posisi yg menunjang dan bolak balik ke dokter. Si dokter juga dah komat-kamit, bolak-balik ngecek kesuburan si pria dan wanita.
Aku pernah membaca tentang seks kalender. Dengan menghitung hari kesuburan si wanita, jadi kita mesti tau kapan menembakkan sperma di dalam atau diluar, pada ngerti kan kalo “nembak” di luar dan didalam ? Pengetahuan seperti itu mestinya dipelajari dengan seksama, kata iklan2 layanan masyarakat “teliti sebelum menembak” jadi kualitas sperma bisa dipersiapkan secara maksimal. Tiga kata “Kental, sehat dan kencang” !!
Nah, ada juga yg berpendapat, semua kembali kepada sang pencipta. Karena apapun yg terjadi semua atas kuasaNya. Tapi usaha boleh dunk ! pegimane ? itu kata Mandra.
Apa aja sih yg di persiapkan utk membuat anak ? berikut akan aku jabarkan sesuai dengan pengalaman selama proses. Tapi belum manjur nie, masih dag dig dug nunggu hasil beberapa minggu kedepan. Tapi apa salahnya membeberkan tahap awal.
Proses produksi sperma setiap pria ada pada jam 3 – 5 sore hari. Selama proses produksi sperma, usahakan para pria menelan banyak protein dalam kandungan nasi, ikan dan putih telur. Dalam proses produksi tersebut jangan lupa hitung pun masa kesuburan si wanita, hanya 4 hari kesuburan setiap bulannya, kadang gak sampe 4 hari, tapi hanya SATU HARI ! Masa kesuburan adalah seminggu setelah datang si bulan, seminggu pula sebelum si bulan datang.
→ continue reading



